blog visitors

MAKALAH SISTEM OPERASI PERINTAH DASAR LINUX


Ini hanya sebagian contoh isi dari makalh. Bagi anda yang ingin mendownload klik link di bawah sendiri dan tolong tinggalkan komentar 


MAKALAH SISTEM OPERASI
PERINTAH DASAr LINUX



Penyusun :


Akhid Ikhsannudin     xx.xx.xxxx


Jurusan : S1 TI


STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Jl.Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman,Yogyakarta Telepon (0274) 884201


YOGYAKARTA
2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah berkenan memberi petunjuk dan kekuatan kepada penulis sehingga makalah “Perintah Dasar Linux” ini dapat diselesaikan tepat waktu sebagai salah satu untuk memenuhi tes interview .
Dalam penulisan ini, penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, kepada:
1.    Kedua orang tua yang telah memberikan dukungan berupa moril maupun material
2.    Teman-teman yang memberikan motivasi, saran dan dukungan
3.    Refrensi di internet yang bias di akses secara gratis
Dalam penulisan makalah ini, penulis merasa banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak, penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.


Yogyakarta,28 Januari 2013



        Penulis



MOTTO

·         Sukses itu harus di mulai dari hal sekecil mungkin
·         Raih mimpimu setinggi mungkin

























DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................         i
MOTTO................................................................................................         ii
DAFTAR ISI.......................................................................................          iii

BAB I PENDAHULUAN...................................................................         1
A.    Latar Belakang Masalah.............................................................        1
B.     Perumusan Masalah...................................................................         1
C.     Tujuan dan Kegunaan Penulisan Makalah................................          2
D.    Pembatasan Masalah.................................................................          2
BAB II PEMBAHASAN.....................................................................         3
1.      Pengertian Linu……………………………………………….          3
2.      Apa saja Perintah Dasar pada Linux………………………….          4
BAB III PENUTUP……………………………………….………..           6
A.    Kesimpulan……………………………………………………         6
B.     Saran………………………………………………………….          6
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………...         7


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
        Banyak Sistem Operasi yang terkenal seperti halnya pada Windows dan Mac. Kedua saling bersaing dalam menampilkan perkembangan yang lebih canggih. Dan tidak kalah juga, OS (Sistem Operasi) Linux hingga saat ini banyak peminatnya. Walaupun OS Linux ini dulunya sedikit yang memakaia dan sedikit membingungkan. tetapi dengan perkembangan zaman Linux banyak di digunakan terutama untuk pengamanan dalam jaringan. OS Linux bersifat Gratis ( Open Source) di samping itu Linux tidak mudah terinfeksi virus.
            Di dalam OS Linux terdapat perintah-perintah dasar sama halnya di DOS.  Jika Anda pernah menggunakan DOS, maka akan melihat bahwa beberapa perintah DOS itu mirip dengan perintah Linux. Sebenarnya perntah DOS banyak diambil dari perintah Linux. Begitu pula Linux, cukup banyak perintah UNIX. Linux dan UNIX bagaikan saudara dekat. Maka dari itu, banyak sekali mengenai perintah dasar Linux dan kali ini akan dibahas mengenai perintah dasar pada Linux

B. Perumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut:
1.      Pengertian LINUX?
2.      Apa Perintah Perintah Dasar pada Linux?
C. Tujuan dan Kegunaan Penulisan Makalah
1. Tujuan Penulisan Makalah
a.       Untuk memenuhi syarat interview Asisten Pratikum
b.      Menggunakan perintah-perintah dasar untuk informasi user
c.       Mengenal format instruksi pada system operasi Linux
d.      Menambah pengetahuan dalam menyusun makalah
e.       Menambah pengetahuan tentang perintah dasar pada Linux
2. Kegunaan Penulisan Makalah
a. Bagi Penulis
Makalah ini di harapkan dapat menambah pengetahuan dalam interview Asisten Pratikum.
b. Bagi pihak lain
Makalah ini diharapkan dapat menambah referensi pustaka yang berhubungan dengan OS Linux dan perintah dasar pada Linux.

D. Pembatasan Masalah
1. Penulisan makalah ini dibatasi pemasalahannya yaitu hanya membahas sangkut paut OS Linux dan perintah dasar padaLinux.
2. Objek utama dalam penulisan makalah ini adalah  Perintah dasar pada Linux.

BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Linux

Pengguna komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft, yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux.
Pengerian linux adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. jadi user diijinkan untuk menginstal pada komputer user ataupun mengkopi dan menyebarluaskannya tanpa harus membayar. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) User dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, user diberikan hak untuk mengkopi sebanyak pengguna mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya. Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
2.      Perintah Dasar pada Linux
Banyak user merasa kesulitan dengan perintah dasar pada Linux karena di anggap asing dan user belum terbiasa memakainya. Namun di bawah ini akan memberikan sedikit informasi tentang berbagai macam perintah dasar yang ada di Linux. Sebelum membahas perintah dasar Linux, ada beberapa hal yang perlu di ket

hui agr user, yaitu :
a.      Format instruksi linux
Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut :
$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen]
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, satu atau beberapa argumen (parameter).
Sebagai contoh:
$ ls                                   Tanpa Argumen
$ ls –l                                Option adalah –l, tanpa argumen
$ ls /bin                             Tanpa option, argumen adalah /bin
$ ls /bin /etc /usr               Ada 3 argumen
$ ls –l /usr                         1 option dan 1 argumen l = long list

Melihat identitas diri (nomor id dan group id)
$ id
Melihat tanggal dan kalender dari system
1. Melihat tanggal saat ini
$ date
2. Melihat kalender
$ cal 9 2002
$ cal –y
Keterangan : Melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu sistem. Bila tidak ada argumen yang ditentukan, akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang
Melihat identitas mesin
$ hostname
$ uname
$ uname -a

Melihat siapa yang sedang aktif
$ w
$ who
$ whoami
 Mengubah informasi finger
$ chfn <user>
Melihat informasi finger
$ finger
$ finger <user>
Menggunakan manual
$ man ls
$ man man
$ man –k file
$ man 5 passwd
Menghapus layar
$ clear

Mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci
yang dicari
$ apropos date
$ apropos mail
$ apropos telnet

Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari
$ whatis date

Manipulasi berkas (file) dan direktori
·         Menampilkan current working directory
$ ls
·         Melihat semua file lengkap
$ ls –l
·         Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
$ ls –a
·         Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses sorting
$ ls –f
·         Menampilkan isi suatu direktori
$ ls /usr
·         Menampilkan isi direktori root
$ ls /
Melihat tipe file
$ file
$ file *
$ file /bin/ls

Menyalin file
·      Mengkopi suatu file. Berikan opsi –i untuk pertanyaan interaktif bila file sudah
ada.
$ cp /etc/group f1
$ ls –l
$ cp –i f1 f2
$ cp –i f1 f2
·      Mengkopi ke direktori
$ mkdir backup
$ cp f1 f3
$ cp f1 f2 f3 backup
$ ls backup
$ cd backup
$ ls
Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau lebih, ke sebuah direktory.


Melihat isi file
·      Menggunakan instruksi cat
$ cat f1
·      Menampilkan file per satu layar penuh
$ more f1
$ pg f1

Mengubah nama file
·      Menggunakan instruksi mv
$ mv f1 prog.txt
$ ls

Menghapus file
$ rm f1
$ cp mydir/f1 f1
$ cp mydir/f2 f2
$ rm f1
$ rm –i f2

Mencari kata atau kalimat dalam file
$ grep root /etc/passwd
$ grep “:0:” /etc/passwd
$ grep student /etc/passwd

BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan

Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell. Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Linux ini GRATIS.
Linux memiliki perintah dasar yang fungsinya hampir sama dengan cmd pada windows. Perintah dasar pada Linux diantaranya:
·            $ id : Melihat identitas diri (nomor id dan group id)
·            $ date : Melihat tanggal sekarang dari sistem/computer
·            $ cal : Melihat kalender tanggal sekarang dari system
·            $ hostname : Menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem
·            $ uname : Menampilkan versi dari kernel/ OS yang digunakan
·            $ w : Melihat siapa saja user yang sedang aktif/login pada server dan apa saja kegiatan yang dilakukan
·            $ who : Menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login
·            $ whoami : Melihat nama user yang digunakan saat login
·            $ chfn : (change finger information) perintah untuk merubah finger informatin user

B.     Saran

Apa yang ada dalam makalah ini tentunya masih jauh dari apa yang  dipahami oleh seorang yang lebih ahli mengerti Linux, maka dari itu pengembangan diri dalam skil Linux, penulis perlu terus mengembangkan dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran lain agar mendapatkan informasi-informasi lainya untuk menyempurnakan ilmu-ilmu pengetahuan yang sebelumnya sudah pelajari. Semakin banyak informasi tentang Linux mengenai Perintah dasar Linux  yang bisa didapatkan, maka semakin besar pula kita mampu memahami dan mengerti demi paham dengan suatu OS Linux.

DAFTAR PUSTAKA

§  Materi Perintah Dasar Linux



Baca juga

Pengertian dan Penggunaan QR Code


Mungkin kamu pernah melihat di beberapa situs internet ada yang menampilkan sebuah gambar kode yang aneh. Bentuknya seperti kumpulkan kotak-kotak kecil dan besar yang tidak beraturan, seperti pada gambar di samping.
Sebenarnya gambar kode apa itu? Gambar di atas adalah QR Code, dalam bahasa indonesia disebut Kode QR. Menurut Wikipedia pengertian QR Code atau Kode QR adalah salah satu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan Denso WaveDenso Wave adalah sebuah divisi di perusahaan Denso Corporation Jepang, QR Code pertama kali dipublikasikan pada tahun 1994. Sedangkan perangkat yang digunakan untuk membaca QR Code disebut QR Scaner, atau pemindai QR. QR merupakan singkatan dari Quick response, dalam bahasa indonesia yang berarti respon cepat, singkatan ini sesuai dengan tujuan utama dari QR Code yaitu menyampikan informasi pada kode dengan cepat dan respon yang cepat pula.

Dalam wikipedia juga disebutkan bahwa QR Code merupakan evoluasi dari kode batang, dari satu dimensi menjadi dua dimensi. Kode batang hanya mampu menyimpan informasi secara horizontal, sedangkan QR Code mampu menyimpan informasi secara horizontal dan veritikal. Jadi QR Code memiliki kapasitas tinggi dalam data pengkodean, CR Code mampu menyimpan semua jenis data, seperti data numerik, data alphabetis, kanji, kana, hiragana, simbol, dan kode biner. Secara spesifik, kode QR mampu menyimpan data jenis numerik sampai dengan 7.089 karakter, data alphanumerik sampai dengan 4.296 karakter, kode binari sampai dengan 2.844 byte, dan huruf kanji sampai dengan 1.817 karakter. Selain itu kode QR memiliki tampilan yang lebih kecil daripada kode batang. Karena kelebihan-kelebihan inilah penggunaan QR Code sudah sangat lazim di jepang.

Perlu diketahui juga bahwa awalnya kode QR digunakan untuk pelacakan kendaraan di bagian manufaktur, namun kini kode QR digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk aplikasi komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi berorientasi yang ditujukan untuk pengguna telepon selular. Di Jepang, penggunaan kode QR sangat populer, hampir semua jenis ponsel di Jepang bisa membaca kode QR sebab sebagian besar pengusaha di sana telah memilih kode QR sebagai alat tambahan dalam program promosi produknya, baik yang bergerak dalam perdagangan maupun dalam bidang jasa.
Lalu informasi apa yang disimpan di dalam QR Code di beberapa situs internet yang disebutkan di awal tadi? Informasi yang ditampilkan di QR Code pada beberapa situs umumnya berupa link download atau alamat situs tertentu. Mereka menyimpan link download atau alamat situs tertentu ke dalam QR Code agar pengguna yang memiliki ponsel yang dilengkapi fitur QR Code bisa langsung mengakses alamat situs yang tersimpan dalam QR code tanpa harus mengetik manual, pemilik ponsel berfitur QR Code hanya perlu mengarahkan ponselnya ke layar monitor untuk memindai QR Code, kemudian dalam hitungan detik alamat situs yang disimpan dalam QR Code di layar monitor akan tampil di ponsel pengguna.
Mungkin kamu juga bisa menebak bahwa belakangan ini kepopuleran QR Code semakin menjadi jadi setelah maraknya smartphone kelas menengah yang disertai fitur pemindai QR Code, salah satunya adalah ponsel bersistem operasi Android.
Sumber : http://ridwanaz.com