blog visitors

Pengertian dan Penggunaan QR Code


Mungkin kamu pernah melihat di beberapa situs internet ada yang menampilkan sebuah gambar kode yang aneh. Bentuknya seperti kumpulkan kotak-kotak kecil dan besar yang tidak beraturan, seperti pada gambar di samping.
Sebenarnya gambar kode apa itu? Gambar di atas adalah QR Code, dalam bahasa indonesia disebut Kode QR. Menurut Wikipedia pengertian QR Code atau Kode QR adalah salah satu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan Denso WaveDenso Wave adalah sebuah divisi di perusahaan Denso Corporation Jepang, QR Code pertama kali dipublikasikan pada tahun 1994. Sedangkan perangkat yang digunakan untuk membaca QR Code disebut QR Scaner, atau pemindai QR. QR merupakan singkatan dari Quick response, dalam bahasa indonesia yang berarti respon cepat, singkatan ini sesuai dengan tujuan utama dari QR Code yaitu menyampikan informasi pada kode dengan cepat dan respon yang cepat pula.

Dalam wikipedia juga disebutkan bahwa QR Code merupakan evoluasi dari kode batang, dari satu dimensi menjadi dua dimensi. Kode batang hanya mampu menyimpan informasi secara horizontal, sedangkan QR Code mampu menyimpan informasi secara horizontal dan veritikal. Jadi QR Code memiliki kapasitas tinggi dalam data pengkodean, CR Code mampu menyimpan semua jenis data, seperti data numerik, data alphabetis, kanji, kana, hiragana, simbol, dan kode biner. Secara spesifik, kode QR mampu menyimpan data jenis numerik sampai dengan 7.089 karakter, data alphanumerik sampai dengan 4.296 karakter, kode binari sampai dengan 2.844 byte, dan huruf kanji sampai dengan 1.817 karakter. Selain itu kode QR memiliki tampilan yang lebih kecil daripada kode batang. Karena kelebihan-kelebihan inilah penggunaan QR Code sudah sangat lazim di jepang.

Perlu diketahui juga bahwa awalnya kode QR digunakan untuk pelacakan kendaraan di bagian manufaktur, namun kini kode QR digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk aplikasi komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi berorientasi yang ditujukan untuk pengguna telepon selular. Di Jepang, penggunaan kode QR sangat populer, hampir semua jenis ponsel di Jepang bisa membaca kode QR sebab sebagian besar pengusaha di sana telah memilih kode QR sebagai alat tambahan dalam program promosi produknya, baik yang bergerak dalam perdagangan maupun dalam bidang jasa.
Lalu informasi apa yang disimpan di dalam QR Code di beberapa situs internet yang disebutkan di awal tadi? Informasi yang ditampilkan di QR Code pada beberapa situs umumnya berupa link download atau alamat situs tertentu. Mereka menyimpan link download atau alamat situs tertentu ke dalam QR Code agar pengguna yang memiliki ponsel yang dilengkapi fitur QR Code bisa langsung mengakses alamat situs yang tersimpan dalam QR code tanpa harus mengetik manual, pemilik ponsel berfitur QR Code hanya perlu mengarahkan ponselnya ke layar monitor untuk memindai QR Code, kemudian dalam hitungan detik alamat situs yang disimpan dalam QR Code di layar monitor akan tampil di ponsel pengguna.
Mungkin kamu juga bisa menebak bahwa belakangan ini kepopuleran QR Code semakin menjadi jadi setelah maraknya smartphone kelas menengah yang disertai fitur pemindai QR Code, salah satunya adalah ponsel bersistem operasi Android.
Sumber : http://ridwanaz.com

MAKALAH TUGAS MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER PENGENALAN DAN TROUBLESHOOTING ROUTER


Ini hanya sevagian contoh isi dari makalh. Bagi anda yang ingin mendownload klik link di bawah sendiri dan tolong tinggalkan komentar 
MAKALAH TUGAS
MATA KULIAH JARINGAN KOMPUTER
PENGENALAN DAN TROUBLESHOOTING ROUTER



 











Disusun Oleh :
   


Akhid Ikhsannudin
S1 TI 13

Dosen Pengampu :
Yudi Susanto, S Kom


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2012


KATA PENGANTAR

Problematika jaringan komputer memang cukup kompleks jika dijabarkan kesemuanya, untuk itu kami menyusun makalah ini sebagai salah satu referensi dan panduan untuk menganalisa permasalahan pada jaringan komputer serta menentukan pemecahannya. Makalah ini khusus membahas permasalahan jaringan komputer yang berkaitan dengan satu piranti bernama router. Router sendiri adalah bagian tak terpisahkan dari kompleksnya jaringan komputer yang ada di dunia ini, hampir seluruh komputer yang terkoneksi ke jaringan global seperti internet, pasti trehubung pula dengan perangkat router.

Maka dari itu itu menjadi penting pula untuk mengetahui seluk beluk router dan troubleshooting-nya. Dasar-dasar pengenalan router dan troubleashooting-nya coba kami susun seringkas mungkin agar mudah dipahami, terutama bagi pemula. Kami hanya menyampaikan garis-garis besar yang perlu dipahami, dan sangat diharapkan dasar-dasar ilmu yang ada pada makalah ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan terus mencari referensi lain sebagai pelengkap dan pengkoreksi apabila ada kesalahan dan kekurangan. Kemudian tak ada suatu apapun selain kemanfaatan bagi kita semua yang kami harapkan, atas selesainya penyusunan makalah ini.



Yogyakarta, 18 Desember 2012



                  Penulis



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..........................................................................................  i
DAFTAR ISI .......................................................................................................  ii

BAB I  PENDAHULUAN .................................................................................  1
1.1. Latar Belakang Masalah ......................................................................  1
1.2. Rumusan Masalah ................................................................................  1
1.3. Tujuan ..................................................................................................  1

BAB II  PEMBAHASAN ...................................................................................  2
2.1. Pengertian Router ................................................................................  2
2.2. Fungsi Router ......................................................................................  2
2.3. Macam-macam Router .........................................................................  2
2.3.1. PC Router ....................................................................................  2
2.3.2. Dedicated Router .........................................................................  2
2.4. Pengenalan Router Cisco .....................................................................  3
2.4.1. Komponen Dasar Router Cisco ...................................................  3
2.4.2. Pengoperasian Router Cisco ........................................................  3
2.5. Troubleshooting Router Cisco .............................................................  4
2.5.1. Dasar Troubleshooting Router...................................................... 4
2.5.2. Cisco Smartnet .............................................................................  33
2.5.2. Troubleshooting Booting dan Hardware ......................................  33
2.5.3. Troubleshooting Cisco 2800 Melalui LED Indikator ...................  37
2.5.4. Upgrade  Cisco IOS .....................................................................  39
2.5.5. Troubleshooting Ethernet .............................................................  43


BAB III  KESIMPULAN  DAN SARAN .........................................................  48
3.1. Kesimpulan ..........................................................................................  48
3.2. Saran ....................................................................................................  48

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................  49






























BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah
Router adalah piranti penting dalam sebuah jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan suatu jaringan ke jaringan lain yang berbeda tipe dan maupun jenisnya, Misal suatu LAN ingin dihubungkan dengan WAN maka perangkat router ini lah yang akan berfungsi sebagai penghubung antara keduanya, Kerusakan pada sebuah router yang telah terintegrasi pada jaringan tentu menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan benar. Untuk itu pemahaman tentang bagaimana mengkonfigurasi router serta troubleshooting-nya menjadi harga mati jika tidak ingin jaringan yang telah kita bangun dengan susah payah tidak berjalan sesuai harapan.


1.2. Rumusan Masalah
Dalam makalah ini secara garis besar hal-hal yang kita bahas adalah sebagai berikut:
· mengenal router secara umum,
· memahami konsep dasar dan penerapan troubleshooting pada router.

1.3. Tujuan
Adapun tujuan yang diharapkan dapat dicapai berkaitan dengan troubleshooting router antara lain :
· mampu mengoperasikan sebuah router secara umum,
· mampu menangani masalah yang timbul pada router,
· mampu menangani masalah jaringan melalui analisa dan trouble-shooting pada router itu sendiri.




BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Router
            Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik jaringan yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan jaringan-jaringan berbeda yang menggunakan topologi Bus, Star, ataupun Ring.
Secara mendalam router sendiri adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Adapun proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

2.2. Fungsi Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN), sedangkan router memiliki fungsi tidak hanya sekefar penghubung antara jaringan yang sama namun juga jaringan yang berbeda, baik kelas, topologi, maupun tipe jaringanya.

2.3. Macam-macam Router
2.3.1. PC Router
PC Router merupakan router yang di buat dari sebuah  PC yang difungsikan sebagai router, PC router dijanlakan dengan sistem operasi yang kebanyakan berbasis linux, dan yang cukup dikenal adalah system operasi Mikrotik.

2.3.1. Dedicate Router
Dedicated Router, yaitu perangkat jaringan yang memiliki fungsi sebagai router murni yang sudah didesain oleh vendornya masing-masing. Vendor dari Dedicated Router sebenarnya cukup banyak hanya saja penulis cukupkan untuk dua vendor saja yaitu Cisco dan Mikrotik, dan perlu diketahui bahwa selain sebagai system operasi pada PC router vendor Mikrotik sebenarnya juga mengeluarkan versi Dedicated Router. Sedangkan router Cisco adlah vendor yang hanya memproduksi Dedicated Router, sehingga anda tidak akan berharap untuk membangun sebuah PC Router bersistem operasi Cisco.

2.4. Pengenalan Router Cisco
2.4.1. Komponen Dasar Router Cisco
Sebelum kita mulai melakukan setup konfigurasi router Cisco, langkah awal yang perlu kita ketahui adalah mengenal komponen dasar router Cisco. Sekalipun cisco memiliki berbagai model seperti 1600, 1750 sampai dengan model 7500, namun memiliki komponen dasarnya yang sama. Adapun komponen-komponen dasar Router Cisco antara lain :
· Prosesor
· Port Console (RJ45, DB25)
· Auxiliary Port
· File Konfigurasi yang terdapat pada RAM dan NVRAM

2.4.2. Pengoperasian Router Cisco
Untuk mengoperasikan Router Cisco, kita menggunakan CLI (command line interface) yang dapat di akses melalui,
· Terminal Console
· Telnet
· Auxiliary Port

Sedangkan untuk mengkonfigurasi Router Cisco kita juga harus memahami beberapa level configurasi,
· User EXEC mode
User EXEC mode hanya memiliki perintah-perintah yang terbatas dimana Biasanya hanya meliputi perintahperintah yang bersifat monitoring atau view. User EXEC tidak mengijinkan user untuk melakukan perubahan konfigurasi pada router. User EXEC mode ini ditandai dengan prompt > .

· Privileged EXEC mode
Privileged EXEC mode berisi perintah- perintah untuk akses ke router. Mode ini dapat digunakan untuk mengkonfigurasi password. Dan biasanya mode ini sering digunakan oleh administrator untuk perintah-perintah yang bersifat konfigurasi dan manajemen. Global configuration mode dan mode konfigurasi lainnya hanya dapat dilakukan melalui mode ini. Privileged EXEC mode ditandai dengan prompt #.

2.5. Troubel Shooting Router Cisco
Saat sebuah router mulai bermasalah ada banyak hal yang bisa kita lakukan baik tindakan preventif maupun kuratif, asalkan di jalankan dengan prosedur yang baik dan benar usaha preventif dan kuratif tentu akan memberikan kita hasil sesuai yang diharapkan. Berikut beberapa point penting yang dapat kita lakukan saat router kita bermasalah.
2.5.1. Dasar Troubleshooting Router
Masalah yang paling sering dihadapi adalah masalah routing. Banyak tool yang dapat digunakan untuk investigasi dan menyelesaikan masalah routing, yaitu:
- Menggunakan perintah show ip route untuk mendapatkan informasi tentang routing.
- Mengkonfigurasi default router atau default network.
- Mengerti bagaimana router menggunakan layer 2 dan 3
- Menggunakan perintah ping untuk testing konektivitas
- Menggunakan perintah telnet untuk verifikasi layer aplikasi antara station asal dan tujuan
- Troubleshoot dengan testing secara sequencial layer OSI
- Menggunakan perintah show interfaces untuk konfirmasi masalah layer 1 dan layer 2
- Menggunakan perintah show ip route dan show ip protocol untuk mengidentifikasi routing
- Menggunakan perintah show cdp untuk mengidentifikasi konetivitas layer 2
- Menggunakan perintah traceroute untuk mengidentifikasi jalur paket antar jaringan
- Menggunakan perintah show controllers serial untuk memastikan kabel terhubung
- Menggunakan dasar perintah debug untuk memonitor aktivitas router

A. Testing table routing

1. Perintah show ip route
Perintah show ip route digunakan untuk menampilkan isi dari table routing. Table ini berisi entri semua jaringan dan subnetwork yang diketahui. Berikut ini adalah beberapa perintah tambahan yang dapat digunakan dengan perintah show ip route:
- show ip route connected
- show ip route address
- show ip route rip
- show ip route igrp
- show ip route static 


Baca juga